CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Tuesday, July 27, 2010

One evening, in front of the clock tower~

By the name of Allah, the most gracious and the most merciful..
Peace be upon Muhammad, His families, companions..

I miss the leadership of Rasul SAW, and I pray, that during the judgment day, I can sit together with those who have been his faithful ummah~

It was early when I woke up this morning, Alhamdulillah.. Allah still gives me chance to inhale the air and continue my pursuit of His blessings~

When I finished class this afternoon, I long for the beautiful scenery in front of the clock tower. The greenery environment, the flowing water of Leith river and the voice of the singing birds. Subhanallah..^-^




I quickly spot my favorite sanctuary, a bench next to the bridge. It is situated just behind a cherry blossom, well.. a sukara-like flower ^-^



I sat there, and start reciting ma'thurat~ it was really peaceful.. Subhanallah..

"everything on earth and sky are praising Allah" Saff:1

It is true, that when we get close to someone whose knowledge about Allah is deep, someone who always praise Allah, we will also share the serenity that the person has. Same goes to when we get close to the nature, the air, the leaves, the birds, the grass, the water.. All of them are praising Allah all the time. And getting close to the nature, brings tranquility..

When I come the part of the ma'thurat saying..

"Oo Allah, I seek refuge from you from kufr and faqr, 0o Allah, I seek refuge from you from azabil qubr"

A sudden feeling of sadness comes to me. This is because, since the beginning of the ma'thurat, I was reciting it with "na" which means us, represent the natures around me. But, when it comes the the "azabil qubr" part, it is no longer "na" it is "'a" which means I. The leaves, trees and sun are naturally Islam. They dont have any other choice than being a "good" muslim, They have in fact being loyal and faith ful to whatever it is Allah has written for them. Most importantly, they are not going to go through the "azabil qubr".

subhanallah wabihamdih..subhanallahil adziim~

It reminds me of saidina Umar al-khattab. One day, He cried and say, if he is able to chose, he prefers to be a stick, which gets old and get eaten by parasites. So that the stick is not going to be accountable for its deeds and is not going to experience the "azabil qubr".

Even Saidina Umar who has been successful in taking example of rasulullah claimed about the pain and hardship of the day of judgement and azabil qubr. What more for me, for us~

And what have I done all these while? I have not been a faithful muslims. I made a lot of mistakes. May Allah forgive and wash all my sins..

Its getting colder and the sun has slowly moves towards the west, the birds are still chirping, and the and could also see new grass are growing in between the other grass. You can tell because of the colour, they are totally different. subhanallah~

I pray that, Allah will take my life away, in a condition that my heart is full of His name and His love~

Assalamualaikum trees, leaves, birdie..

sungguh,
tak layak ke syurgaMu,
tapi tak sanggup ke nerakaMu..
Bismillahirrahmanirrahim~

Semalam saya keluar menemani sahabat saya ke student health. Bibirnya bengkak dan ada ulser di mulut. Ketika menunggu di ruang legar klinik berkenaan. Tiba-tiba satu perasaan kurang senang menyelinap di hati saya. Tanpa saya sedari air mata saya mengalir.

Ketika sahabat saya datang kepada saya, dia menunjukkan senarai ubat yang perlu di beli. Kami mengatur langkah menuju ke Farmasi yang berhampiran. Kepala masih ligat berfikir punca kecelaruan hati yang tiba-tiba datang. Sepanjang perjalanan, sahabat saya banyak bercerita, tapi tiada apa yang mampu saya berikan sebagai jawapan.

Ya Allah, betapa ujianMu datang dalam semua bentuk yang kadang2 tidak di sangka2.

Ankabut:2
"adakah manusia menyangka mereka akan di biarkan sahaja mengatakan kami telah beriman sedangkan mereka belum di uji"

saya cepat-cepat bermuhasabah. Apa yang berlaku pada hari ini? teringat kisah pagi tadi ketika sedang bersembang dengan sahabat-sahabat.

pada saat itu. mungkin hati ini di uji lagi...

di uji dengan rasa gelisah, mungkin itu teguran dari Allah. ada khilaf yang tak di sedari..bukankah dosa itu, adalah "apa yang tergetar dalam hatimu".. Ya Allah.. hanya padamu kami memohon ampun di atas dosa yang dilakukan secara sedar atau tidak kami sedari..

Astaghfirullah~

Sungguh, tak layak ke syurgaMu, tapi tak sanggup kenerakaMu.
pimpin langkahku tuhan~

pertama~

Padamu yang Allah pilihkan dalam hidupku..
Ingin ku beri tahu padamu..
Aku hidup dan besar dari keluarga bahagia..
Orang tua yg begitu sempurna..
Dengan cinta yg begitu membuncah..
Aku dibesarkan dgn limpahan kasih yang tak terhingga..

Maka, padamu ku katakan..
Saat Allah memilihmu dalam hidupku,
Maka saat itu Dia berharap, kau pun sanggup melimpahkan cinta padaku..
Memperlakukanku dgn sayang yang begitu indah..

Padamu yang Allah pilihkan untukku..
Ketahuilah, aku hanya wanita biasa dengan begitu banyak kekurangan dalam diriku,
Aku bukanlah wanita sempurna, seperti yang mungkin kau harapkan..
Maka, ketika Dia memilihmu untukku,
Maka saat itu, Dia ingin menyempurnakan kekuranganku dgn keberadaanmu.
Dan aku tahu, Kaupun bukanlah laki-laki yang sempurna..
Dan ku berharap ketidaksempurnaanku mampu menyempurnakan dirimu..
Karena kelak kita akan satu..
Aibmu adalah aibku, dan indahmu adalah indahku,
Kau dan aku akan menjadi ‘kita’..

Padamu yg Allah pilihkan untukku..
Ketahuilah, sejak kecil Allah telah menempa diriku dgn ilmu dan tarbiyah,
Membentukku menjadi wanita yg mencintai Rabbnya..
Maka ketika Dia memilihmu untukku,
Maka saat itu, Allah mengetahui bahwa kaupun telah menempa dirimu dgn ilmuNya.. Maka gandeng tanganku dalam mengibarkan panji-panji dakwah dalam hidup kita..
Itulah visi pernikahan kita..
Ibadah pada-Nya ta’ala..

Padamu yg Allah tetapkan sebagai nahkodaku..
Ingatlah.. Aku adalah mahlukNya dari tulang rusuk yang paling bengkok..
Ada kalanya aku akan begitu membuatmu marah..
Maka, ketahuilah.. Saat itu Dia menghendaki kau menasihatiku dengan hikmah,
Sungguh hatiku tetaplah wanita yg lemah pada kelembutan..
Namun jangan kau coba meluruskanku, karena aku akan patah..
Tapi jangan pula membiarkanku begitu saja, karena akan selamanya aku salah..
Namun tatap mataku, tersenyumlah..
Tenangkan aku dgn genggaman tanganmu..
Dan nasihati aku dgn bijak dan hikmah..
Niscaya, kau akan menemukanku tersungkur menangis di pangkuanmu..
Maka ketika itu, kau kembali memiliki hatiku..

Padamu yang Allah tetapkan sebagai atap hunianku..
Ketahuilah, ketika ijab atas namaku telah kau lontarkan..
Maka dimataku kau adalah yang terindah,
Kata2mu adalah titah untukku,
Selama tak bermaksiat pada Allah, akan ku penuhi semua perintahmu..
Maka kalau kau berkenan ku meminta..
Jadilah hunian yg indah, yang kokoh…
Yang mampu membuatku dan anak-anak kita nyaman dan aman di dalamnya..

Padamu yang Allah pilih menjadi penopang hidupku…
Dalam istana kecil kita akan hadir buah hati-buah hati kita..
Maka didiklah mereka menjadi generasi yg dirindukan syurga..
Yang di pundaknya akan diisi dgn amanah-amanah dakwah,
Yang ruh dan jiwanya selalu merindukan jihad..
Yang darahnya mengalir darah syuhada..
Dan ku yakin dari tanganmu yg penuh berkah, kau mampu membentuk mereka..
Dengan hatimu yg penuh cinta, kau mampu merengkuh hati mereka..
Dan aku akan selalu jatuh cinta padamu..

Padamu yang Allah pilih sebagai imamku…
Ku memohon padamu.. Ridholah padaku,
Sungguh Ridhomu adalah Ridho Ilahi Rabbi..
Mudahkanlah jalanku ke Surga-Nya..
Karena bagiku kau adalah kunci Surgaku..

copied from a note on FB..
—–@***@—–
( Oleh Aztriana 180610/ 01’50 Makassar.. ^_^v

Sunday, July 11, 2010

Semoga bermanfaat..^-^

Menarik untuk di kongsi..
sumber: Ir Faridul Farhan Abd Wahab..
From..http://faridul.wordpress.com/2010/07/09/hero-afrika-penjelasan-kepada-artikel-yang-lepas/





Di Afrika –kalau pun bukan untuk umat sedunia umumnya- yang paling banyak jasanya pada bangsa berkulit gelap, tapi manis (hitam itu keunggulan. Nama saya Rayn…. bak iklan syampoo tu) ternyata bukanlah seperti yang sering-sering kita sangkakan. Anak-anak sering menyangka bahawa yang namanya hero itu harus mampu menangkis butir-butir peluru yang dimuntahkan kepadanya, atau terbang bebas di udara, atau mampu melihat ke dalam apa sahaja, tapi taqwa mencegahnya daripada melihat apa yang tidak sepatutnya, seperti yang dipunyai oleh Sang spentot merah bernama Superman. Atau, yang namanya perwira itu, paling kurang hendaklah seumpama Spiderman. Mampu bergayut dan memanjat ke mana saja. Segala beruk dan ungka pun jatuh kagum padanya. Biar pun kurus, kekuatannya bisa mengalahkan sesiapa sahaja. Paling tidak pun, biarlah para wirawan itu punya alat-alat dan perkakasan canggih seperti En. Batman. Harta dan kekayaannya khusus di”infaq”kan untuk itu: menjadi perwira, menyelamatkan umat manusia daripada kecelakaan.

Nah, itulah pemikiran tipikal kebanyakan daripada kita. Tetapi, ternyata, di Afrika, bukan mereka yang bangkit membela maruah dan harga diri para rakyatnya. Bukan mereka yang menghancurkan “aqidah apartheid” yang sekian lama bermaharajalela dalam benak orang-orang kulit putih dahulu kala. Dan bukan bantuan segala macam “super power” dan “gadjet canggih” yang menjadikan kemanusiaan akhirnya terbela. Tetapi, cukup seorang manusia biasa, bernama Nelson Mandela yang hadir dan membawa perubahan kepada masyarakatnya. Hingga, perubahan bukan sekadar terlihat pada perubahan tampuk kuasa di negaranya: para penduduk kulit hitam mula memegang tampuk pemerintahan seperti yang sepatutnya, tetapi, perubahan justeru menatijahkan pelbagai macam kejayaan. Yang paling gemilang, adalah penganjuran World Cup di bumi Afrika tentunya.

Saudaraku,

Lihatlah sendiri. Perubahan itu bukan dilakukan oleh seorang Superman, atau Batman, atau Spiderman. Tetapi, “man” yang melakukan perubahan itu hanyalah manusia biasa yang bernama “Man”dela. Ya, ia biasa pada fisiknya, tetapi semangat dan usahanya yang menjadikan karyanya bukan ko”man”-ko”man”. Maka, ketika kita merasa tidak pandai atau petah berbicara, tidak cukup ilmu, tidak cukup baik, dan segala, izinkanlah ketawadhukan yang ada dalam dirimu itu yang berbicara, tidak lagi mulutmu. Bukan lagi logikmu. Kerna yang membuahkan perubahan di dalam sejarah peradaban umat, justeru bukan orang hebat. Tetapi Sang Pencipta orang-orang hebat. Maka, pintalah pertolongan kepada Dia; Yang Maha Kuasa. Biarkan Dia menyempurnakan ketidak sempurnaan dirimu, asal kamu meyakini betapa hubungan yang erat dengan-Nya; disulam usaha berterusan penuh keikhlasan dalam membela agama-Nya, itulah yang mendorong pertolongan ALLAH turun pada-Mu.

Kau kuat, bukan kerana segala potensi milikmu. Kau kuat, tatkala ALLAH memperkuatkan dirimu. Kau mulia, bukan kerana segala kekayaan atau keturunan bangsawan yang mengelilingimu. Kau mulia, kalau ALLAH memilih untuk memuliakanmu. Kau bisa menjadi perwira, bukan kerana bakat perwira atau spentot merah milikmu. Kau jadi perwira, tatkala ALLAH memaqbulkan karya yang kau curah demi memenangkan agamamu.

Usahlah bersdih wahai sahabat, kerana kita tak perlukan seorang Superman, atau Batman, atau Spiderman, tetapi kegigihan dan keikhlasan, seperti Mandela, itulah yang kita semua perlukan.

Saturday, July 10, 2010

Hanya Allah..

dengan nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang..

hasbi rabbi jallallah,
ma fi qalbi ghairullah,
nur muhammad sallallah..
la ilaha illallah..

cukuplah bagiku, kemuliaan Allah..
tiada di hatiku selain Allah..
cahaya yang terpuji, diselawatkan Allah..
tiada tuhan selain Allah..

cukuplah Allah sebagai sandaran dan pemberi kekuatan,
Ya Allah, ilhamkanlah dalam hati ini rasa ikhlas dan sabar..
tidak ada kekuatan melainkan apa yang Engkau berikan..
tsabbatkanlah hati ini agar selalu berada di jalanMu..

betapa tak ada apa-apanya,
aku di hadapanMu..
aku ingin mencintaiMu,
sesungguhnya, sebenar-benar aku cinta
dalam doa, dalam ucapan,
dalam setiap langkahku,

aku ingin mendekatiMu,
selamanya, sehina apapun diriku..
ku berharap untuk bertemu denganMu..
ya Rabbi..

perkenankanlah permintaan ini..
tuntun langkahku tuhan..

Thursday, July 8, 2010

Indahkah Islam di mata kita?




Dengan nama Allah, yang maha pengasih, lagi maha penyayang..
selawat dan salam ke atas junjungan besar kita, nabi Muhammad SAW, ahlul bait dan para sahabat baginda..

Malam tadi, rumah kami di ceriakan dengan kehadiran tetamu yang telah lama tidak kunjung. Selesai solat Isyak berjemaah, kami sama-sama mengambil peluang yang ada untuk mentadabbur ayat-ayat suci al-quran. Sesungguhnya, untuk mencintai pencipta, kita harus bermula dengan mengenali ZatNya melalui kalamnya yang indah tersusun. Inilah kalam yang telah melembutkan hati saidina Umar yang keras dan pada awalnya sangat membenci Rasulullah, inilah juga kalam yang memberi peringatan bagi mereka yang berfikir. Inilah kalam tarbiyah, kalam cinta dan risalah Allah untuk hamba-hambaNya yang mahu merenungi..

Dalam surah Thahaa, ayat 2,3: Allah SWT berfirman yang maksudnya..

"Kami tidak menurunkan Alquran ini kepada engkau (Muhammad) supaya engkau menjadi susah, melainkan sebagai peringatan kepada mereka yang takut dengan Allah"

SUbhanallah, walhamdulillah, wa la ilaha illallah..

Kitab Alquran adalah panduan dan peringatan bagi semua orang Islam dan haruslah kita selalu membaca, menghayati dan merujuk padanya. Ibaratnya bila kita baru membeli mesin basuh, kita hendaklah merujuk kepada manualnya supaya kita tahu cara penggunaannya. Merujuk kepada manual adalah penting untuk memberikan kita cara penggunaan yang betul dan tepat. Jika manusia, manualnya alquran. merujuk kepada alquran adalah penting agar kita tidak "rosak" dengan perkara2 yang tidak sepatutnya dan "tahan lama" dengan mengetahui apa sebenarnya kegunaan, tujuan dan matlamat hidup kita.

Saya di tanya oleh seorang akhwat, ketika dia datang kepada saya, saya melihat wajahnya menyimpan seribu persoalan. Dia mula mengatur kata2..

"I know, this question is simple. Like everyone knows, I mean, everyone also asks the same question, but I just want to hear your opinion about it"

Dalam hati, saya tertanya2 apakah sebenarnya yang sahabat saya ini mahu tanyakan. (agak nebes di situ). Kemudian dia menyambung bicaranya..

"If people ask you, the non-muslims for example, why is Islam the best, what will be your answer?"

Saya terdiam seketika. Hurm.. apa jawapannya ya? macamana kita hendak menjawab persoalan yang datang kepada kita tentang "why is Islam the best?" Why? Why?

Saya memilih untuk tidak menjawab soalan tersebut. Namun saya berikan satu anologi kepadanya..

"Ok, now..You are from Kedah right? say, I want to visit your place, which place will you bring me to? the best place in whole Kedah?"

Lalu dia berikan saya tempat "museum padi" (tak sangka kawan saya ni suka pergi museum :) )

Then I asked her why? She paused and say

"because the structure, texture and everything in it is so fascinating. Like things that look simple for us in the real world but it is actually so amazing when you see it in the museum"

Dia menerangkan dengan senyuman bangga. Saya lihat dari matanya, betapa dia menyukai "museum padi" dna mengkagumi setiap apa yang di dalamnya. saya tanya lagi..

"Is there anyone in museum padi asking you to promote their place?"

Dia menggeleng, dan berkata, "no one"

Saya katakan padanya, "you are telling me about the museum as if you are promoting it from the bottom of your heart. You dont need anyone to tell you to promote it, because you have EXPERIENCE it yourself, It is so exciting, and you want to SHARE the feelings! It would seem fake to me, If you are promoting something that you don't mean. Meaning to say, if you never went to museum padi, you will never experience the real excitement and you will never be able to persuade others to go there"

Same goes to Islam. Bila di tanyakan kepada kita, apa yang bestnya pasal Islam, apa kita nak jawab kat orang? kalau kita masih tertanya2, mari kita cari jawapannya. Orang tak boleh beritahu kita apa yang best pasal Islam, tapi, kita kena EXPERIENCE sendiri apa yang best tu, then dapatlah kita share dengan orang lain dan explain dengan cara yang meyakinkan, InsyaAllah..

Saya quote kata-kata Ust. Hazrizal Jamil:

"kamu tidak boleh datang belajar ke luar negara dengan Islam warisan, tapi Islam pilihan"

Anologi Bulan itu bulat..

Kalau selama ini, kita hanya bertaklid semata-mata denga kawan-kawan atau nenek moyan kita bahawa bulan itu bulat. satu masa bila seseorang datang kepada kita mengatakan bulan itu boleh berubah bentuk, ada kemungkinan bahawa kita akan terpengaruh. Bila kita di lontarkan dengan fakta2 menarik dan cara penyampaian yang meyakinkan, kita mungkin mengubah "kepercayaan" kita tentang bulan. Begitu juga agama ini. Menerima dan mengamalkan Islam sebagai cara hidup, kita harus bermula dengan "mengetahui" dan "merasai" keindahan Islam itu dalam diri kita. Caranya banyak.. melalui pembacaan, berfikir, soal-jawab, mendengar kuliah dsb, Namun haruslah semua method ini, bertunjang di hati, bukan hanya di aqal.

Kata orang: "tak kenal, maka tak cinta"..
oleh itu, bagaimana mungkin kita akan mencintai agama ini, bercerita tentangnya kepada yang lain dan menjelaskan kekeliruan tentangnya kepada orang lain jika kita, "belum mengenali" apa-apa tentangnya..

Dan Allah lah yang lebih mengetahui, tidak ada ilmu melainkan apa yang Dia berikan, selamatkanlah kami dari azab api neraka..



Astaghfirullah,astaghfirullah, astaghfirullah..

semester yang baru akan bermula minggu depan. Bersediakah saya? Harus!
InsyaAllah, semoga segalanya dipermudahkan bagi kita..

*ukhti..if you happen to read this post, sorry that I didnt ask your permission, but thank you for your question, let us together find and experience the beauty of islam ^-^


Sungguh, tak layak kesyurgaMu,
tapi tak sanggup kenerakaMu,
tuntun langkahku tuhan..

Wednesday, July 7, 2010

Tanpa wanita

~Tanpa Wanita~

Wanita Muslimah, Insan Mulia,...
Tanpa wanita aku tak lahir d dunia,
tanpa wanita, aku tak kenal nikmatNya Kasih Sayang,
Tanpa Wanita Tentu Tiada Keturunan,
Tanpa Wanita Tentu Tiada Ummat Muhammad s.a.w,
Tanpa Wanita Tiada Yg Bisa Menyusukan Nabiku Muhammad s.a.w, Tanpa wanita tiadalah yg membantu memberikan semangat ketika ketakutan (saidhatina khadijah R.h),

Tanpa Wanita Takkan Lahirlah Insan Bernama Muhammad s.a.w,
Tanpa Wanita, Tiadalah kita dapat Redha Tuhan, Kerna Redha Tuhan Terletak pada Redhanya,
Tanpa wanita, Tiadalah panggilan sayang,
Dan tanpa wanita, kita takkan dapat rasa belaian manja n mesra spanjang zaman...

maha suci Allah yg telah menjadikan wanita perhiasan dunia sebaik2 perhiasan,
maha suci Allah, yg telah menjadikan wanita sbg sayap kanan dlm perjuangan,
maha suci Allah, yg menjadikan wanita makbul doa berpanjangan kerna memiliki sifat kasih sayang dan belaian kelembutan..

Hargai Dan Sayangilah wanita kerna mereka juga hamba Tuhan, yg mengharapkan belaian kasih dan sayang dari insan lelaki sperti belaian Yg dicurahkan oleh Nabi Kita Muhammad s.a.w kepada Isteri-Isteri Baginda s.a.w Ummahatul Mukminin..

dan seperti Muhammad s.a.w memberikan kasih sayang dalam senyuman kepada wanita2 tua yg menyakitinyadan yang tidak beriman dengannya serta yg berlaku kasar padanya juga yang menuduh gila dan sihir padanya... Namun disebabkan Kasih Sayang n Kelembutan akhlak al-QuranNya, Kebencian & penghinaan Yg Dilemparkan kepada Baginda s.a.w disambutnya dengan penuh kemuliaan dan Kasih Sayang, Indahnya Akhlakmu Kepada Wanita Hamba Tuhan, Sehinggakan Islam Mulia Sehinggalah Sekarang...(",)

~Tanpa Wanita~

pencipta Lirik :
Kamarudin Toyo
Universiti Al-Azhar Asy-Syarif Ardhul anbiya'.(",)