nabi Nuh yang umurnya 1000 kurang 50 tahun,
apabila di tanyakan tentang hidup,
baginya kehidupan ini tidak ubah seperti engkau memiliki sebuah rumah,
yang padanya terdapat dua pintu,
engkau masuk dari satu pintu,
dan keluar dari pintu yang lain.
maka itulah kehidupan.
singkat.pendek. dan itu saja.
Hasan AlBasri,
di suatu pagi hari raya,
melihat kepada sekumpulan pemuda yang sedang ketawa terbahak-bahak,
Beliau lantas bertanya;
"hai orang muda, adakah kamu telah melintasi titian shirat?"
para pemuda menjawab,
"belum"
lantas atas sebab apakah sebenarnya kita merasa selamat dengan panjangnya angan-angan,
banyaknya ketawa,
dan tidur yang berpanjangan?
Pokoknya kembali pada iman.
renungi dan lihatlah zahir iman kita.
adakah telah berhabuk dan berdebu,
atau sudah koyak rabak dan compang camping.
kita terlalu merisaukan masa depan, risau dengan apa yang kita tidak punya kuasa pun untuk menentukan, melainkan berusaha semampunya,
tapi kita kurang risau dengan apa yang lebih terkedepan,
apa yang ada di seberang kehidupan. adakah kita sudah bersedia menghadapinya?
sesungguhnya, tidak akan ada manusia yang tidak suka membaca Quran dan berada di dalam lingkungan majlis ilmu,
melainkan kita akan mendapatinya bersama dengan musik dan lagu melalaikan,
bahan-bahan bacaan yang tidak menunjukkan pun padanya jalan kembali pada Khaliqnya,
dan berpeleseran bertemankan syaitan dan hawa nafsunya.
"sesungguhnya barangsiapa yang berpaling dari peringatan kami, maka kami akan adakan baginya setan (menyesat-nyesatnkannya) maka setan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya" (43:36)
yang namanya manusia itu, komputer dari software ke hardware, semua di hafal, tapi tidak tahu jalan ke akhirat. ada juga manusia yang tidak kisah membaca komik, majalah, buku2 chenta, tapi kikir untuk meluangkan masa membaca alquran.
semoga Allah memelihara kita dari perbuatan lagha tersebut.
manusia akan selalu punya angan-angan.
tentang apa yang di inginkan dalam hidupnya dan kebaikan yang dihajati untuk hari esoknya.
tapi kita sering lalai dalam dunia kita sendiri,
dan angan-angan yang panjang adalah salah satu kunci syaitn untuk menyesatkan kita.
mesejnya ialah: berhentilah berangan-angan, dan mulalah menjahit sejadah iman yang terkoyak.
siapa tahu, hidup kita cuma tinggal hari ini, dan tidak ada besok untuk angan-angan kita terealisi.
maka berusahalah kita untuk terus menghidupi hari ini, dengan berusaha untuk beramal salih. kerana itulah pembela kita di akhirat nanti.
Anak Pertama
1 year ago


No comments:
Post a Comment