CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Sunday, July 11, 2010

Semoga bermanfaat..^-^

Menarik untuk di kongsi..
sumber: Ir Faridul Farhan Abd Wahab..
From..http://faridul.wordpress.com/2010/07/09/hero-afrika-penjelasan-kepada-artikel-yang-lepas/





Di Afrika –kalau pun bukan untuk umat sedunia umumnya- yang paling banyak jasanya pada bangsa berkulit gelap, tapi manis (hitam itu keunggulan. Nama saya Rayn…. bak iklan syampoo tu) ternyata bukanlah seperti yang sering-sering kita sangkakan. Anak-anak sering menyangka bahawa yang namanya hero itu harus mampu menangkis butir-butir peluru yang dimuntahkan kepadanya, atau terbang bebas di udara, atau mampu melihat ke dalam apa sahaja, tapi taqwa mencegahnya daripada melihat apa yang tidak sepatutnya, seperti yang dipunyai oleh Sang spentot merah bernama Superman. Atau, yang namanya perwira itu, paling kurang hendaklah seumpama Spiderman. Mampu bergayut dan memanjat ke mana saja. Segala beruk dan ungka pun jatuh kagum padanya. Biar pun kurus, kekuatannya bisa mengalahkan sesiapa sahaja. Paling tidak pun, biarlah para wirawan itu punya alat-alat dan perkakasan canggih seperti En. Batman. Harta dan kekayaannya khusus di”infaq”kan untuk itu: menjadi perwira, menyelamatkan umat manusia daripada kecelakaan.

Nah, itulah pemikiran tipikal kebanyakan daripada kita. Tetapi, ternyata, di Afrika, bukan mereka yang bangkit membela maruah dan harga diri para rakyatnya. Bukan mereka yang menghancurkan “aqidah apartheid” yang sekian lama bermaharajalela dalam benak orang-orang kulit putih dahulu kala. Dan bukan bantuan segala macam “super power” dan “gadjet canggih” yang menjadikan kemanusiaan akhirnya terbela. Tetapi, cukup seorang manusia biasa, bernama Nelson Mandela yang hadir dan membawa perubahan kepada masyarakatnya. Hingga, perubahan bukan sekadar terlihat pada perubahan tampuk kuasa di negaranya: para penduduk kulit hitam mula memegang tampuk pemerintahan seperti yang sepatutnya, tetapi, perubahan justeru menatijahkan pelbagai macam kejayaan. Yang paling gemilang, adalah penganjuran World Cup di bumi Afrika tentunya.

Saudaraku,

Lihatlah sendiri. Perubahan itu bukan dilakukan oleh seorang Superman, atau Batman, atau Spiderman. Tetapi, “man” yang melakukan perubahan itu hanyalah manusia biasa yang bernama “Man”dela. Ya, ia biasa pada fisiknya, tetapi semangat dan usahanya yang menjadikan karyanya bukan ko”man”-ko”man”. Maka, ketika kita merasa tidak pandai atau petah berbicara, tidak cukup ilmu, tidak cukup baik, dan segala, izinkanlah ketawadhukan yang ada dalam dirimu itu yang berbicara, tidak lagi mulutmu. Bukan lagi logikmu. Kerna yang membuahkan perubahan di dalam sejarah peradaban umat, justeru bukan orang hebat. Tetapi Sang Pencipta orang-orang hebat. Maka, pintalah pertolongan kepada Dia; Yang Maha Kuasa. Biarkan Dia menyempurnakan ketidak sempurnaan dirimu, asal kamu meyakini betapa hubungan yang erat dengan-Nya; disulam usaha berterusan penuh keikhlasan dalam membela agama-Nya, itulah yang mendorong pertolongan ALLAH turun pada-Mu.

Kau kuat, bukan kerana segala potensi milikmu. Kau kuat, tatkala ALLAH memperkuatkan dirimu. Kau mulia, bukan kerana segala kekayaan atau keturunan bangsawan yang mengelilingimu. Kau mulia, kalau ALLAH memilih untuk memuliakanmu. Kau bisa menjadi perwira, bukan kerana bakat perwira atau spentot merah milikmu. Kau jadi perwira, tatkala ALLAH memaqbulkan karya yang kau curah demi memenangkan agamamu.

Usahlah bersdih wahai sahabat, kerana kita tak perlukan seorang Superman, atau Batman, atau Spiderman, tetapi kegigihan dan keikhlasan, seperti Mandela, itulah yang kita semua perlukan.

Saturday, July 10, 2010

Hanya Allah..

dengan nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang..

hasbi rabbi jallallah,
ma fi qalbi ghairullah,
nur muhammad sallallah..
la ilaha illallah..

cukuplah bagiku, kemuliaan Allah..
tiada di hatiku selain Allah..
cahaya yang terpuji, diselawatkan Allah..
tiada tuhan selain Allah..

cukuplah Allah sebagai sandaran dan pemberi kekuatan,
Ya Allah, ilhamkanlah dalam hati ini rasa ikhlas dan sabar..
tidak ada kekuatan melainkan apa yang Engkau berikan..
tsabbatkanlah hati ini agar selalu berada di jalanMu..

betapa tak ada apa-apanya,
aku di hadapanMu..
aku ingin mencintaiMu,
sesungguhnya, sebenar-benar aku cinta
dalam doa, dalam ucapan,
dalam setiap langkahku,

aku ingin mendekatiMu,
selamanya, sehina apapun diriku..
ku berharap untuk bertemu denganMu..
ya Rabbi..

perkenankanlah permintaan ini..
tuntun langkahku tuhan..

Thursday, July 8, 2010

Indahkah Islam di mata kita?




Dengan nama Allah, yang maha pengasih, lagi maha penyayang..
selawat dan salam ke atas junjungan besar kita, nabi Muhammad SAW, ahlul bait dan para sahabat baginda..

Malam tadi, rumah kami di ceriakan dengan kehadiran tetamu yang telah lama tidak kunjung. Selesai solat Isyak berjemaah, kami sama-sama mengambil peluang yang ada untuk mentadabbur ayat-ayat suci al-quran. Sesungguhnya, untuk mencintai pencipta, kita harus bermula dengan mengenali ZatNya melalui kalamnya yang indah tersusun. Inilah kalam yang telah melembutkan hati saidina Umar yang keras dan pada awalnya sangat membenci Rasulullah, inilah juga kalam yang memberi peringatan bagi mereka yang berfikir. Inilah kalam tarbiyah, kalam cinta dan risalah Allah untuk hamba-hambaNya yang mahu merenungi..

Dalam surah Thahaa, ayat 2,3: Allah SWT berfirman yang maksudnya..

"Kami tidak menurunkan Alquran ini kepada engkau (Muhammad) supaya engkau menjadi susah, melainkan sebagai peringatan kepada mereka yang takut dengan Allah"

SUbhanallah, walhamdulillah, wa la ilaha illallah..

Kitab Alquran adalah panduan dan peringatan bagi semua orang Islam dan haruslah kita selalu membaca, menghayati dan merujuk padanya. Ibaratnya bila kita baru membeli mesin basuh, kita hendaklah merujuk kepada manualnya supaya kita tahu cara penggunaannya. Merujuk kepada manual adalah penting untuk memberikan kita cara penggunaan yang betul dan tepat. Jika manusia, manualnya alquran. merujuk kepada alquran adalah penting agar kita tidak "rosak" dengan perkara2 yang tidak sepatutnya dan "tahan lama" dengan mengetahui apa sebenarnya kegunaan, tujuan dan matlamat hidup kita.

Saya di tanya oleh seorang akhwat, ketika dia datang kepada saya, saya melihat wajahnya menyimpan seribu persoalan. Dia mula mengatur kata2..

"I know, this question is simple. Like everyone knows, I mean, everyone also asks the same question, but I just want to hear your opinion about it"

Dalam hati, saya tertanya2 apakah sebenarnya yang sahabat saya ini mahu tanyakan. (agak nebes di situ). Kemudian dia menyambung bicaranya..

"If people ask you, the non-muslims for example, why is Islam the best, what will be your answer?"

Saya terdiam seketika. Hurm.. apa jawapannya ya? macamana kita hendak menjawab persoalan yang datang kepada kita tentang "why is Islam the best?" Why? Why?

Saya memilih untuk tidak menjawab soalan tersebut. Namun saya berikan satu anologi kepadanya..

"Ok, now..You are from Kedah right? say, I want to visit your place, which place will you bring me to? the best place in whole Kedah?"

Lalu dia berikan saya tempat "museum padi" (tak sangka kawan saya ni suka pergi museum :) )

Then I asked her why? She paused and say

"because the structure, texture and everything in it is so fascinating. Like things that look simple for us in the real world but it is actually so amazing when you see it in the museum"

Dia menerangkan dengan senyuman bangga. Saya lihat dari matanya, betapa dia menyukai "museum padi" dna mengkagumi setiap apa yang di dalamnya. saya tanya lagi..

"Is there anyone in museum padi asking you to promote their place?"

Dia menggeleng, dan berkata, "no one"

Saya katakan padanya, "you are telling me about the museum as if you are promoting it from the bottom of your heart. You dont need anyone to tell you to promote it, because you have EXPERIENCE it yourself, It is so exciting, and you want to SHARE the feelings! It would seem fake to me, If you are promoting something that you don't mean. Meaning to say, if you never went to museum padi, you will never experience the real excitement and you will never be able to persuade others to go there"

Same goes to Islam. Bila di tanyakan kepada kita, apa yang bestnya pasal Islam, apa kita nak jawab kat orang? kalau kita masih tertanya2, mari kita cari jawapannya. Orang tak boleh beritahu kita apa yang best pasal Islam, tapi, kita kena EXPERIENCE sendiri apa yang best tu, then dapatlah kita share dengan orang lain dan explain dengan cara yang meyakinkan, InsyaAllah..

Saya quote kata-kata Ust. Hazrizal Jamil:

"kamu tidak boleh datang belajar ke luar negara dengan Islam warisan, tapi Islam pilihan"

Anologi Bulan itu bulat..

Kalau selama ini, kita hanya bertaklid semata-mata denga kawan-kawan atau nenek moyan kita bahawa bulan itu bulat. satu masa bila seseorang datang kepada kita mengatakan bulan itu boleh berubah bentuk, ada kemungkinan bahawa kita akan terpengaruh. Bila kita di lontarkan dengan fakta2 menarik dan cara penyampaian yang meyakinkan, kita mungkin mengubah "kepercayaan" kita tentang bulan. Begitu juga agama ini. Menerima dan mengamalkan Islam sebagai cara hidup, kita harus bermula dengan "mengetahui" dan "merasai" keindahan Islam itu dalam diri kita. Caranya banyak.. melalui pembacaan, berfikir, soal-jawab, mendengar kuliah dsb, Namun haruslah semua method ini, bertunjang di hati, bukan hanya di aqal.

Kata orang: "tak kenal, maka tak cinta"..
oleh itu, bagaimana mungkin kita akan mencintai agama ini, bercerita tentangnya kepada yang lain dan menjelaskan kekeliruan tentangnya kepada orang lain jika kita, "belum mengenali" apa-apa tentangnya..

Dan Allah lah yang lebih mengetahui, tidak ada ilmu melainkan apa yang Dia berikan, selamatkanlah kami dari azab api neraka..



Astaghfirullah,astaghfirullah, astaghfirullah..

semester yang baru akan bermula minggu depan. Bersediakah saya? Harus!
InsyaAllah, semoga segalanya dipermudahkan bagi kita..

*ukhti..if you happen to read this post, sorry that I didnt ask your permission, but thank you for your question, let us together find and experience the beauty of islam ^-^


Sungguh, tak layak kesyurgaMu,
tapi tak sanggup kenerakaMu,
tuntun langkahku tuhan..

Wednesday, July 7, 2010

Tanpa wanita

~Tanpa Wanita~

Wanita Muslimah, Insan Mulia,...
Tanpa wanita aku tak lahir d dunia,
tanpa wanita, aku tak kenal nikmatNya Kasih Sayang,
Tanpa Wanita Tentu Tiada Keturunan,
Tanpa Wanita Tentu Tiada Ummat Muhammad s.a.w,
Tanpa Wanita Tiada Yg Bisa Menyusukan Nabiku Muhammad s.a.w, Tanpa wanita tiadalah yg membantu memberikan semangat ketika ketakutan (saidhatina khadijah R.h),

Tanpa Wanita Takkan Lahirlah Insan Bernama Muhammad s.a.w,
Tanpa Wanita, Tiadalah kita dapat Redha Tuhan, Kerna Redha Tuhan Terletak pada Redhanya,
Tanpa wanita, Tiadalah panggilan sayang,
Dan tanpa wanita, kita takkan dapat rasa belaian manja n mesra spanjang zaman...

maha suci Allah yg telah menjadikan wanita perhiasan dunia sebaik2 perhiasan,
maha suci Allah, yg telah menjadikan wanita sbg sayap kanan dlm perjuangan,
maha suci Allah, yg menjadikan wanita makbul doa berpanjangan kerna memiliki sifat kasih sayang dan belaian kelembutan..

Hargai Dan Sayangilah wanita kerna mereka juga hamba Tuhan, yg mengharapkan belaian kasih dan sayang dari insan lelaki sperti belaian Yg dicurahkan oleh Nabi Kita Muhammad s.a.w kepada Isteri-Isteri Baginda s.a.w Ummahatul Mukminin..

dan seperti Muhammad s.a.w memberikan kasih sayang dalam senyuman kepada wanita2 tua yg menyakitinyadan yang tidak beriman dengannya serta yg berlaku kasar padanya juga yang menuduh gila dan sihir padanya... Namun disebabkan Kasih Sayang n Kelembutan akhlak al-QuranNya, Kebencian & penghinaan Yg Dilemparkan kepada Baginda s.a.w disambutnya dengan penuh kemuliaan dan Kasih Sayang, Indahnya Akhlakmu Kepada Wanita Hamba Tuhan, Sehinggakan Islam Mulia Sehinggalah Sekarang...(",)

~Tanpa Wanita~

pencipta Lirik :
Kamarudin Toyo
Universiti Al-Azhar Asy-Syarif Ardhul anbiya'.(",)

Tuesday, July 6, 2010

Epilog hamba~

In the name of Allah, the most gracious and the most merciful..
Peace be upon Muhammad the messenger, His families and followers..

selamat membaca..^-^v

Kota Dunedin membeku hari ini, pada suhu -4'c. Selesai solat sunat Dhuha, saya dan sahabat membaca al-ma'thurat bersama-sama. Menghayati bait-bait alquran, doa dan wirid tinggalan dan susunan As-syahid Imam Hassan Al-Banna. Imam Hassan Al-Banna jugak seorang murabbi, seorang pendidik dan fikrahnya telah menyuburkan, dengan izin Allah, banyak hati-hati untuk kembali membina sistem khalifah sejurus selepas kejatuhan zaman khalifah uthmaniyah.

Imam Hassan Al-Banna telah syahid ditembak oleh golongan pemberontak. Namun, semangatnya tetap mengalir dalam darah pemuda pemudi islam yang sejati.

Adapun, hari demi hari, ramai anak-anak muda Islam, leka dengan "tarbiyah jahiliah". sungguh.. Allah telah berfirman dalam kitabNya:

"tidak akan redha, golongan yahudi dan nasrani, sehingga kau menuruti millat (ajaran) mereka"

Oh, berat sungguh cabaran yang perlu ditempuh ummat, dan dengan akidah yang belum mantap, bertaklid tanpa pengetahuan dan Bi'ah yang tidak islami, maka makin hari makin ramai yang lupa. tepuk dada, tanya lah iman dan takwa.. Nafsu selalu menipu jika tidak di jinakkan dengan Iman yang mantap, juga Iblis, yang dendamnya tidak pernah padam sejak hari dia ingkar untuk bersujud sehingga masanya kita semua akan di bangkitkan di depan Allah..

Sahabat, ingatlah, Iblis telah berikrar di hadapan Allah..

"kerana engkau telah menyesatkan aku, pasti aku akan menghalangi mereka dari jalanMu yang lurus, kemudian pasti aku akan mendatangi mereka dari DEPAN,BELAKANG, KANAN, KIRI, dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur"
A'raf:16-17

Astaghfirullah..Astaghfirullah.. Astaghfirullah..

Lantas, bagaimanakah keadaan kita selama ini? adakah kita sudah merasa cukup Islam kita hanya dengan solat? puasa? menutup aurat?

Saat manakah kita merasa hampir dengan Allah? saat bilakah kita bersyukur dengan kurniaNya? bagaimanakah rasa kehambaan kita terhadap Allah itu kita tonjolkan?
Mari kita kembali merungkai resah hati, mencari penawar jiwa, menyemai baja-baja keimanan dalam diri, mari kita renungi tujuan penciptaan kita di dunia yang sementara ini..

2:30.. Menjadi khalifah..
51:56.. Beribadah..

Ada apa dengan khalifah?

Khalifah maksudnya menyampai, memelihara, dan tanggungjawab kita di bumi ini adalah untuk memelihara bumi dan juga menyampaikan syariat Islam. Zahirkan Islam dalam perlakuan dan perbuatan, perkataan dan pemikiran.

Ada apa dengan Ibadah?

Haruslah kita sentiasa mengabdikan diri kepada Allah semata-mata. Bukan hanya dalam ritual kita tetapi jugak di setiap ketika dan detik, Allah melihat segala perbuatan kita. semaikanlah sifat Ihsan dalam diri, iaitu, sungguhpun kita tidak melihat Allah, tapi yakinlah Allah maha melihat.

Sesungguhnya, Islam itu adalah agama pembawa rahmat, ia meluaskan dunia yang sempit ini dengan luasnya akhirat. Maha suci Allah, sesungguhnya kami telah menzalimi diri kami sendiri..

berhati-hatilah melakukan apa-apa pun dalam hidup, istiqamah la melakukan amalan-amalan kebaikan, tetaplah teguh dengan ajaran Islam. check and recheck how we have spent our days, adakah kita makin hampir dengan Allah, or makin jauh dengan Allah? Kerana, ajal itu, akan datang tidak dilewatkan, tidak di awalkan, dan bila saat itu tiba, adakah kita sudah bersedia? _muhasabah cintaku_

Dalam surat Thahaa [20] ayat 124 disebutkan:

“Barangsiapa yang berpaling dari peringatanKu, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan kami akan menghimpunnya pada hari kiamat dalam keadaan buta”.


Tuhan, dosaku menggunung tinggi, namun rahmatMu, melangit luas..

Tahu.. Terima.. Faham.. Amal..
Semoga rahmat dan kasih sayang Allah, sentiasa menaungi dan memayungi kita..

Sungguh, tak layak ke syurgaNya,
tapi tak sanggup ke nerakaNya..
Tuntun langkahku tuhan..

Monday, July 5, 2010

aku mencintaimu kerana Allah~

By the name of Allah the most gracious and the most merciful
Peace be upon Muhammad the messenger, his families and friends


“aku mencintaimu kerana agama yang ada padamu, jika kau hilangkan agama dari dalam dirimu, maka hilanglah cintaku padamu” _Imam Syafie_
Ukhuwah, adalah kekuatan ke dua umat Islam. Dalam post sebelum ini, saya ada menyelitkan tiga kekuatan utama umat Islam:

1. Akidah
2. Ukhuwah
3. Harta

Dalam Islam, jalinan ukhuwah antara muslim itu adalah sangat kuat, di gambarkan dalam alquran, bahawasanya, semua orang beriman itu bersaudara. Oleh itu, kita haruslah mengambil ibrah dengan sentiasa memastikan kita berada dalam golongan orang-orang yang menjaga hubungannya sesama manusia, iaitu orang yang bertemu dan berpisah kerana Allah.

Saya pasti para sahabat sekalian sudah tentu pernah mendengar ungkapan
“uhibbuki fillah” atau aku mencintaimu kerana Allah.
Apa sebenarnya yang dimaksudkan dengan mencintai kerana Allah tersebut? Jom kita teladani kisah antara saidina Umar dan rasul SAW.


Pada suatu hari, saidina umar berkata kepada Rasul SAW, “ya Rasullullah, sesungguhnya kau mencintaiMu, sebagaimana aku mencintai diriku sendiri” kemudian rasul SAW menjawab “wahai Umar, sepatutnya, aku haruslah lebih kau cintai dari dirimu sendiri”. Tanpa berfikir panjang, saidina Umar berkata kepada nabi “baiklah ya rasul SAW, “aku mencintaimu, lebih dari aku mencintai diriku sendiri”



Subhanallah..subhanallah..subhanallah..


Ibrah yang dapat kita lihat dari cerita di antara dua sahabat di atas adalah; cinta adalah kata kerja. Maksudnya, cinta itu adalah perbuatan dan bukan hanya sekadar perasaan yang bermain dalam hati. Analoginya begini,


Jika sahabat mencintai A lebih dari sahabat mencintai B. kemudian, saya katakan pada sahabat, bahawa sahabat harus mencintai B lebih dari A dan bukan sebaliknya. Lalu, apa yang sahabat akan lakukan? Mesti susah nak ubah perasaan cinta itu dari A ke B bukan?

Jika kita renungi, kalaulah cinta antara dua sahabat agung di atas, adalah di dasari soal hati dan perasaan, mustahil saidina Umar dengan pantas tanpa sebarang keraguan boleh menukarkan pendiriannya untuk mencintai Rasul SAW lebih dari dirinya sendiri. Namun, cinta dalam Islam itu adalah “kata kerja”, yang bermaksud, ia harus dibuktikan dengan perlakuan dan di sandarkan hanya kepada Allah. Apabila kita selalu melafazkan “uhibbuki fillah”, lafaz tersebut akan menjadi doa dan akhirnya terzahir dalam perbuatan kita.


Cintailah sahabat kita tanpa sebab ataupun kepentingan. Jika cinta kepada sahabat itu memerlukan sebab seperti “kecantikan”, “kepandaian”, “kecaringan”, “kelembutan”, “kecoolan” dan sebagainya, suatu ketika nanti bila semua sebab ini pudar, ukhuwah yang terbina itu akan putus, kerana sebab yang menjadi sandaran itu telah pun hilang membawa bersama manisnya ikatan persahabatan. Namun, ukhuwah yang bermanifestasikan akidah kepada Allah tidak akan pernah luntur, kerana Allah selalu ada, dan akidah itulah yang menjadi pengikat hati orang yang beriman. Cukuplah kebaikan, cinta dan kasih sayang Allah pemberi semangat untuk kita selalu berijtihad di jalanNya. Dan semoga ianya menjadi sebab untuk kita sandarkan segala sesuatu, termasuklah dalam hal berukhuwah.


Caroline Bay, Timaru, June 2010




lake Tikapo, NZ.. Winter, 2010




Auckland city, 2010



Sesungguhnya, Allah telah berfirman dalam alQuran, Surah Ar-Ra’du tentang orang2 yang memenuhi seruan Allah dan bakal mendapat ganjaran syurga Adn.. mereka adalah..
“orang-orang yang menyambungkan apa yang diperintahkan Allah untuk di sambungkan”
Sambungan di atas merujuk kepada eratnya ukhuwah.

Sekadar perkongsian untuk para sahabat, jom kita sama-sama bermuhasabah cinta..
Sungguh, tak layak ke syurgaMu, tapi tak sanggup kenerakaMu..
Tuntun langkahku tuhan..

Astaghfirullah, astaghfirullah, astaghfirullah~

Sunday, July 4, 2010

~Anugerah terindah yang pernah ku miliki..~

By the name of Allah, the most gracious and the most merciful..
peace be upon Muhammad the messenger, his families and friends..

alhamdulillah..
alhamdulillah..
alhamdulillah..


maha suci Allah, tidak ada ilmu padaku, melainkan apa yang di berikan oleh ALLAH, selamatkanlah kami dari azab api nerakaMu, sesunguhnya engkau maha penerima taubat..


menjelang musim sejuk, tidak banyak perancangan yang di lakukan selain mengikuti daurah ke timaru, the rest, memang plan untuk baca buku, tengok movie dan belajar memasak. Tapi Allah maha tahu tentang semua yang berlaku dan perancangan Allah jugak yang terbaik..

sebagaimana yang selalu kita doakan setiap kali membaca ma'thurat..

"ya Allah, janganlah Engkau biarkan nasib kami ditentukan oleh diri kami sendiri, dalma kadar sesaat ataupun tempoh yang lebih pendek dari itu.."

andainya nasib manusia itu ditentukan dan dirancang oleh dirinya sendiri, nescaya akan banyak kekalutan dan kerosakan berlaku. Hanya Allah jualah sebaik-baik tempat meminta dan menyandarkan segala sesuatu.

9 jun 2010 yang lalu, completelah 20 tahun masihi saya tinggal di negeri dunia ini. dan selama tempoh itu jugak, telah banyak kasih syang, rahmat, rezeki dan kurnia Allah yang sya dapat. It makes me to question myself. Apa yang saya pesembahkan kepada Allah sebagai tanda cinta dan kehambaan padaNya? apakah saya telah melakukan segala yang perlu untuk menempa tempat di syurgaNya? dalam post2 sebelum ini, selalu saya nukilkan di hujung post, jika para sahabat perasan "sungguh tak layak kesyurgaNya, tapi tak sanggup ke nerakaNya". What came to me was, kalau kita dah tahu, kita lemah, hina dan tak layak pun masuk syurga Allah tu, kenapa kita selale lemah bila di uji dengan dunia dan kenikmatan sementara ini?? dan kalau kita tahu kita lemah, kenapa kita tak mantapkan jatidiri kita?

Firman Allah dalam surah as-saff:

"wahai orang-orang beriman, mahukan kamu aku tunjukkan perniagaan yang dapat menyelamatkan kamu dari azab yang pedih?"

so..nak tahu x? apa perniagaan tersebut?

"berimanlah kepada Allah dan berjihadlah di jalanNya dengan harta dan jiwamu, demikian itu lebih baik bagimu, jika engkau mengetahui".

bila berbicara tentang perniagaan, apa yang terlintas dalam fikiran? tentulah kita nak tengok jangka masa, kadar modal, kadar keuntungan. dan sesungguhnya, perniagaan dengan Allah itulah yang paling baik.

sungguh, ALlah tlah membeli dari orang-orang yang beriman itu harta dan jiwa mereka. harta itu, point yang pertama. the second point is, jiwa. Jiwa ini terbahagi kepada 3 unsur utama; hati, aqal, jasad. dan Allah itu, yang memberikan kita kesemua unsur2 diatas; harta, hati, aqal dan jasad ini membelinya dari kita dan ganjarannya adalah syurga yang kekal abadi. subhanalah..subhanallah..subhanallah..

maha suci Allah, tuhan sekalian alam..

jom kita analisis perniagaan ini..


tempoh masa: banyak temptation di dunia ini yang boleh mengganggu konsentrasi masa kita untuk Allah. namun haruslah sebenarnya kita tahu, bahawa masa bersama dengan Allah itu bukan cuma bila kita solat dan berdoa, tetapi setiap masa, kita harus merasakan kebersamaan dengan Allah tu. ketika tidur, ingat ALLAH, ketika makan ingat ALlah, ketika susah dan sakit pun ingat Allah. dan sesungguhnya..

"ketahuilah, hanya dengan mengingati Allah, jiwa akan menjadi tenang"

so, berbalik kepada masa tadi, paling lama pun jangka hayat kita di dunia ini, hanyalah 100 tahun. tapi averagenya 60,70 tahun atau tempoh yang lebih pendek ataupun lagi panjang dari itu. berbaloikah kita gadaikan masa di dunia ini, untuk akhirat? apatah lagi masa muda ni kan, banyak benda kita mahu buat, berseronok, bersuka ria, cari harta, cari nama, tapi semua itu, bila kita mati, kita tak bawak pun masuk dalam liang kita. dalam al-Quran disebut, nak di bandingkan masa di akhirat dan masa di dunia itu, sehari di akhirat, bersamaan dengan 500 000 thun dunia (betulkan jika salah). sebenarnya, sangat beruntung, jiwa2 yang ALLAH buka hatinya untuk membuat penilaian yang tepat dna Allah bagi kekuatan untuk melaksanakan pilihan yang tepat itu. oleh itu sahabat2, jom kita pilih, mana yang terbaik, semoga Allah pandu hati kita ke arah jalan yang di redhai Nya...

unsur2 yang lain seperti modal, jika kita lihat, renung dan fikir, apa modal kita bawak ke dunia ini? bila kita keluar dari rahim ibu kita (semoga Allah merahmati kehidupan ibu bapaku) kita sebenarnya cuma bertangan kosong. meaning, kita tak bawak apa-apa pun. dari modal yang "zero" tadi, kita boleh menjadi "hero" sekiranya kita faham islam itu, dan jadikan ia fikrah kita.

walahu a'lam..

selama 20 tahun hidup ini, inilah yang saya rasakan anugerah paling indah yang pernah saya miliki. Akhirnya sekali, maha suci Allah, tidak ada ilmu melainkan apa yang Dia berikan. Jom kawan2, kita muhasabah cinta dengan diri kita sendiri. what have we done with out past 20, 21, 22 years. sedar tidak sedar, gelombang normalisasi yang ramai kita menjadi mangsa kepadanya adalah "ghazwatul fiqr" ataupun "perang minda"yang telah lama di rencanakan oleh yahudi laknatullah. kita melihat biasa, ikhtilat (pergaulan bebas), kita melihat normal, fashion2 barat, kita pandang tinggi, pemikiraan2 barat.

"ya Allah, kami telah menzalimi diri sendiri, sekiranya Engkau tidak mengampunkan kami, dan mengasihi kami, jadilah kami orang-orang yang rugi."

ameen ya robb..

"sungguh, tak layak masuk ke syurgaMu, tapi tak sanggup ke nerakaMu"
tuntun langkahku tuhan..

Astaghfirulah, astaghfirullah, astaghfirullah...