dengan nama ALLAH yang sudah terlalu banyak memberikanku nikmat rezeki, kasih sayang dan limpahan kurnia yang lainnya..
selawat dan salam ke atas junjungan besarku Muhammad SAW.para sahabat. dan keluarga baginda.
saya mencari diri saya yang hilang. yang lemas dan tenggelam dalam arus duniawi dan normalisasi. dan saat saya hampir lemah dan putus asa, ALLAh mengilhamkan pada saya, untuk melihat dunia, buat kesekian kalinya, dengan sudut yang berbeza.
saya melihat, di sana, ada dua kaca mata,
1. kaca mata yang murahan
2. kaca mata yang berkualiti tinggi.
kaca mata murahan ini, mudah silau pada gemilauan fatamorgana, tumpuannya hanya pada lahiriah sahaja, banyaknya harta, mewahnya kereta, besarnya rumah, dan keluarga berada. material menjadi kayu ukur penilai bagi kaca mata yang pertama. sangat superficial dan abstrak nilaiannya. selalu memberikan justifikasi yang meleset, meletakkan harga kebahagiaan pada kemewahan dan sesenangan materi semata.
kaca mata yang tinggi nilainya ini, sangat la mahal, tapi.. kualitinya tiada tandingan! nilaiannya tepat, tidak pernah meleset dan pemilik serta pengguna kaca mata nilai tinggi ini luar biasa potensi diri mereka. mereka tidak di silaukan dengan dunia, malah mereka memburu kehidupan yang lebih abadi, yang pada kaca mata mereka, satu pelaburan yang sangat menguntungkan. ya, pelaburan akhirat.
saya? masih bertatih untuk membeli kaca mata kualiti tinggi ini, membelinya, bukan dengan wang, tapi dengan ilmu. bukan sebarang ilmu, tapi ilmu yang benar, tidak cukup dengan berilmu dengan ilmu yang benar, ia perlu di hadam, di fahami dan praktikkan.
tidak murah tahu? tapi amatlah berbaloi2!
banyak benda yang saya terlupa, di saat dan ketika ini. ini adalah akibat dari bersenang lenang dalam tarbiyyah. sambil lewa dalam amalan, dan saban hari, hati ini makin sakit..tenat sakitnya.
dan saya sudah sampai di ketika dan waktu, hati ini meronta ingin kembali ke asalnya.
normal? ya.. smua org mengalami benda yang sama. iman bertambah dan berkurang.
betul, tapi cam kakak usrah saya kata, bila kita naik, kita naik tinggi, bila jatuh tu, jatuh sedikit sahaja..supaya polarnya masih meningkat. iya? tapi kak.. sekarang polarnya makin jatuh, how???
risau. risau. dan risau lagi.
saya harus segera mencari diri yang hilang. tolong doakan saya ya? tolong ingatkan saya ya? tolong saya?
ya ALLAH, janganlah ENGKAU palingkan hati ini setelah Engkau beri kami petunjuk.
kekuatan itu, seni..perlu di cari. apa seni kekuatanmu?
tuntun langkahku tuhan :)
^__________^ saya yakin, ALLAH sayang saya!
Anak Pertama
1 year ago


2 comments:
semoga kuat!
ameen.thanx Syakirahim!
Post a Comment